Kerinduan
Bukan tetang
rasa yang tak tersampaikan
Akan tetapi
biskan hati yang tersimpan
Aku diam
karena tak pernah kau gambarkan
Seiris rindu
berbalut pilu
Terbias semu
sendu senyummu
Bukan…
Bukan
tentang rindu yang tak tersampaikan
Namun
harapan yang ingin mengatakan
Sudikah kau
sedikit menggambarkan
Isi hati
yang penuh pengharapan
Tirai Hati
Dibalik
malam tersimpan indah sang bulan
Kehadirannya
seakan menambah ketenangan
Begitupun
hati…
Tirai yang
menutup tak selamanya akan tertutup
Akan ada
saat dimana sang hati akan mencari
Pembuka
tirai untuk hati yag sepi
Seorang
Insan yang siap untuk berpijak
Seyogyanya
kodrat telah bersajak
Sang rusuk
butuh sang punggung untuk menapak
Gelisah Menanti
Bukan…
Bukan langit
yang meredup
Namun matahari
yang menjauh
Pohon senantiasa
menanti
Hingga kelak
sang burung datang
Siap menemani…
Siap menghampiri…
Dan membangun
sangkar
Lalu menetap
didalamnya
Percaya
Angin tak
lagi sanggup berhembus
Rumput tak
mau lagi menari
Begitulah…
Seorang adam
Rela berjalan
ke ujung dunia
Untuk menemukan
kembali sang hawa
Begitulah
Kini seorang
manusia biasa
Senantiasa menyembunyikan
isi hati
Namun tetap
menanti
Lantaran ia
percaya
Takkan selamanya
tirai itu menutupi hati sang dinanti
Pengharapan Yang
Hampir Pupus
Dedaunan meratap
pasrah
Menginginkan
kepastian
Matahari mulai
meredup
Udara mulai
menyejuk
Laksana angin
bertiup
Menjatuhkan dedaunan
yang tenang
Seorang insan
yang penuh pengharapan
Hampir putus
asa karena tak pernah digambarkan
Matahari terbit
seakan mengingatkan
Bahwasanya hariesok
pasti akan datang
No comments:
Post a Comment